Bersepeda itu olahraga dan rekreasi..

gambung 8

Awalnya saya bermasalah dengan berat badan saya (sekarang sudah lumayan berkurang :D). Bukan hanya dari segi penampilan yang membuat saya tidak nyaman tetapi dalam melakukan berbagai kegiatan, badan menjadi terasa cepat capek. Ternyata segala penyakit itu timbul diakibatkan lemak, saudara -saudara! Ketika masih kuliah S-1 saya termasuk orang yang mengabaikan yang namanya olah raga (sebulan sekali, itu pun kalau ingin) , didukung dengan tugas kuliah dan makan di malam hari alhasil saya membulat.

Setalah nanya sana sini  dan browsing di internet, olah raga yang simpel adalah lari dan berolahraga dengan menggunakan alat yg ada di rumah (pada saat itu ada ada tali sapintrong :D). Kemudian saya usahakan seminggu 3 kali olah raga tiap sore di track lari yang ada di sekitar rumah. Awalnya saya semangat tetapi lama kelamaan agak bosen juga, oleh karena itu saya butuh jenis olah raga yang baru.

Bersepeda!!!, pada dasarnya saya penyuka sepeda dari kecil, terbukti dengan saya bisa menggunakan sepeda roda 2 tanpa tambahan roda bantuan pada usia sekitar 3-4 tahunan. Gak percaya? tanya aja orang tua saya hehehe. Pada tahun 2010 an Abah saya menjadi penghobi sepeda, sampai-sampai dia punya sepeda sekitar 3 buah (dua mountain bike dan satu lagi road bike). Awalnya saya tidak terlalu minat olah raga sepeda karena males kalau ketemu tanjakan.

Nah karena saya sudah bosan dengan olahraga lari saya memberanikan diri untuk beralih ke sepeda, dengan catatan saya harus mau memilih tanjakan. Di awal-awal saya masih menyelingi lari di hari biasa dan weekend bersepeda di track yg luru-lurus dan kalau ada track turunan saya lebih milih itu hihi. Lama-kelamaan saya pun mulai berani bersepeda dengan jarak yg lebih jauh dan track yang menanjak 😀 . Track yang jauh dan nanjak saya lewati dari Ciluncat (Kab. Bandung) ke UPI , mungkin bagi yang jago sepeda itu sih cemen baru bisa gitu hahahaha (tapi ada kemajuan dalam diri saya 🙂 ). Di lain kesempatan saya pun mulai memberanikan diri lagi untuk mencoba track tanjakan ciwidey dan hasilnya adalah saya cuman sampai ke kopi luwak saja (masih jauh banget dari kawah putih tetapi sudah melewati taman kota ciwidey).

Karena target saya tidak tercapai, saya pun mulai meninggalkan sepeda dan kembali lagi ke  lari. Saya merasa kalau bersepeda di tanjakan itu nyiksa banget!! Ternyata kalau bersepeda di tanjakan itu ada 3 faktor penting yaitu : nasi (tenaga), jenis sepeda (komponennya) dan yang paling penting adalah teknik menggunakan sepeda.. Dan saya hanya mengetahui satu faktor saja yaitu sanguuuuuuuuuu alias nasi alias tenaga hahaha. Oleh karena itu Abah saya mengajak ke beberapa tempat yang pernah dia lalui  yang masih berada di daerah Bandung selatan.

1. Bersepeda Ciluncat-Pasirjambu-Gambung-Gunung Tilu-Pangalengan-Ciluncat (30 Maret 2014 sekitar 60 Km an)

Saya sangat ripuh sekali pada acara bersepeda anak-bapak yang pertama ini. Ciluncat-Pasirjambu disambut dengan tanjakan yang lumayan, Pasirjambu-Gambung disuguhi dengan tanjakan yang keras tetapi masih jalan aspal, Gambung-Gunung Tilu disuguhi dengan tanjakan yang ga terlalu keras teatapi medan jalannya membuat saya banyak berhenti, Gunung-Tilu Pangalengan alhamdulillah muduun tetapi jalannya masih rusak dan terakhir Pangalengan-Ciluncat ditutup dengan turunan yang mengasikkan di malam hari.

Salah satu track menuju gambung (model abah saya)

Salah satu track menuju gambung (model abah saya)

Salah satu pemandangan di gambung

Salah satu pemandangan menuju gambung

itulah salah satu lembah gunung yang akan kita lewati (gunung tilu)

itulah salah satu lembah gunung yang akan kita lewati (gunung tilu)

Yee akhirnya sampe di gambung juga tepatnya di (P2TK)

Yee akhirnya sampe di gambung juga tepatnya di (P2TK)

 

salah satu track menuju gunung tilu

salah satu track menuju gunung tilu

Suasana gunung tilu

Suasana gunung tilu

check point terakhir sebelum pulang adalah SItu cileunca :D

check point terakhir sebelum pulang adalah SItu cileunca 😀

Pada acara bersepeda kali ini saya banyak sekali berhenti apalagi di daerah menuju gunung tilu 😀 . Tapi tak apalah, yang penting jangan sampai didorong bos! hahaha karena kita bukan anggota matador alias downhill tetapi barudak uphill *alesaaaan*. Dengan bersepeda ke alam kita mendapatkan dua manfaat besar. Pertama kita akan mendapatkan badan yang sehat dengan olah raga dan yang ke dua adalah kita bisa menikmati pemandangan alam yang indah sambil foto” 😀 sehingga dapat menaikkan semangat kita kembali untuk kegiatan rutin kita setelahnya. Situ Cileunca adalah chek point kami terkahir , bisa di liat sinar matahari mulai tidak nampak. Kami pun pulang ke rumah ke ciluncat dengan melewati track turunan dan jalan aspal, namun kami tidak sempat memotretnya. Sebenarnya masih banyak lagi cerita saya dengan sepeda, tapi nampaknya tulisan ini terlalu panjang mungkin nanti saya akan melanjutkannya kembali di tulisan berikutnya. Sampai jumpa kembali Salam Goes Salam Olahraga ! 😀

Advertisements

Membuat Template web di CI

Pada tulisan kali ini saya akan membahas tentang bagaimana cara pembuatan template suatu web di CI. Temen-temen yang sering bergelut dalam bidang pemrograman internet pasti tau kalau dalam suatu halaman web ada bagian yang dijadikan sebagai isi atau konten yang bersifat dinamis. Konten yang dinamis tersebut biasanya hanya beberapa bagian saja. Contohnya adalah, jika anda membuat suatu layout web yang terdiri dari header,menubar,konten dan footer. Anda tidak mau menulis atau memanggil kembali bagian header,menubar dan footer pada setiap halaman web anda kan? Idealnya bagian-bagian layout itu diisi sekali untuk menjaga konsistensi desain web dan mempermudah pengembang untuk memanipulasi bagian layout tersebut.

Kalau penulisan pada web yang menggunakan php tanpa framework biasanya menggunakan fungsi include() untuk menghubungkannya. Nah pada framework CI kita akan membuatnya lebih simpel, dengan membuat 2 file di library dan views.

1. lib_template.php

Silahkan anda buka teks editor atau IDE anda dan buatlah suatu file dengan nama lib_template.php dan simpan pada direktori /application/libraries. Isi perintah berikut :

<?php
 class Lib_template{
 protected $_ci;
 function __construct(){
 $this->_ci=&get_instance();
 }
 function display($template,$data=null){
 $data['_content']=$this->_ci->load->view($template,$data,true);
 $data['_header']=$this->_ci->load->view('header',$data,true);
 $data['_top_menu']=$this->_ci->load->view('menu',$data,true);
 $this->_ci->load->view('/view_template.php',$data);
 }
 }
?>

Keterangan :

Nantinya, method display akan dipanggil di controller. Method tersebut terdiri dari dua parameter. Parameter $template adalah alamat halaman yang dijadikan sebagai bagian content pada web anda,lihat baris ke-8. Sedangkan untuk header dan top_menu langsung meload halaman view dan bersifat statis lihat baris ke-9 dan ke-10.

2. view_template.php

Setelah kita membuat librari untuk mengatur bagian” layout yang dinamis dan statis, selanjutnya kita membuat file pada direktori view yang berfungsi sebagai tempat ditempelkannya bagian” layout tersebut. Nah anda bisa buat layout sesuai yang anda inginkan. Pada kasus ini saya akan membuat 3 bagian layout. Silahkan anda perhatikan kode berikut dan salin di file view_template.php

<!DOCTYPE html>
<html>
<head>
 <title></title>
 <!--Load CSS-->
 <link rel="stylesheet" href=""/>
 <!--Load jQuery-->
 <script type="text/javascript" src=""></script>
</head>
<body>
 <div class="container">
 <div class="header">
 <?php echo $_header;?>
 </div>
 <div class="menubar">
 <?php echo $_top_menu;?>
 </div>
 <div class="page">
 <?php echo $_content;?>
 </div>
 </div>
</body>
</html>

Keterangan :

lihat baris 13,16 dan 19. Pada baris tersebut kita print variabel yang telah kita buat pada librari lib_template.php.

Nah kita telah membuat librari template, lalu bagaimana cara menggunakannya?. Silahkan anda buat file di codeigniter dengan nama contoh.php dan buat satu file di view dengan nama view_content.php (isi dengan tag html <h1> Ini ISI </h1>). Sedangkan untuk file contoh.php silahkan lihat kode berikut :

<?php if ( ! defined('BASEPATH')) exit('No direct script access allowed');
class Contoh extends CI_Controller {
function __construct(){
 parent::__construct();
 $this->load->helper('url');
 $this->load->library('lib_template');
 }
 public function index(){
 $this->template->display('view_content');
 }
}

Lihat setelah kita load library  lib_template, kita gunakan method display untuk memanggil view. Mudahkan 😀 ?.

Silahkan anda praktekan dikomputernya masing-masing ya, selamat  mengulik. Salam Lemper !

Membuat Launcher suatu aplikasi di ubuntu

Saya lagi pengen belajar aplikasi grafis 3D blender. File installer-nya cukup kecil sekitar 72Mb. Anda bisa download filenya di sini . Menurut petunjuk webnya, cara instalasi blender cukup dengan mengekstrak file yang kita download kemudian klik dua kali file yang bernama blender. It works aplikasi blender pun berhasil saya buka, namun saya ingin aplikasi itu disimpan di launcher sehingga bisa dipanggil secara cepat (saya menyimpan foldernya di home).

Setelah browsing sana-sini saya mendapatkan cara, bagaiamana membuat launcher suatu aplikasi di ubuntu. Silahkan teman-teman mengikuti langkah demi langkah berikut :

1. Tentukan letak penyimpanan folder aplikasi anda, pada kasus ini saya menyimpannya pada direktori /home/dali/aplikasi/blender

2. Buka aplikasi teks editor dengan usernya root. (a) tekan Ctrl+Alt+T ; (b) ketikan sudo su dan masukan kata sandi anda; (c) ketikan gedit;

3. Setelah berhasil membuka teks editor anda, silahkan anda menyalin kode berikut :


[Desktop Entry]
Version=2.69
Type=Application
Terminal=false
Exec=/home/dali/aplikasi/blender/blender
Name=Blender
Icon=/home/dali/aplikasi/blender/blender.png
StartupNotify=true
Hidden=true

Untuk Exec diisi dengan letak direktori file blender berada, Name diisi dengan nama aplikasinya dan Icon diisi dengan gambar icon aplikasi tersebut.

4. Simpan file tersebut dengan nama blender.desktop dan disimpan pada direktori /usr/share/applications/

5. Kemudian drag & drop file tersebut ke launcher anda seperti gambar berikut :

drag & drop file ke launcher

drag & drop file ke launcher

Nah, sekarang anda dapat menggunakan aplikasi blender langsung pada launcher anda. Oh iya cara diatas bisa juga digunakan untuk aplikasi-aplikasi lainnya misalnya Eclipse dan xdman yang tidak otomatis langsung di simpan di launcher. Selamat mencoba, salam lemper ! 🙂